CATATAN.CO, TENGGARONG – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini memiliki Sekolah Pemberdayaan Rakyat (SPR) yang resmi dideklarasikan pada Kamis (17/7) di Pendopo Odah Etam. SPR hadir sebagai wadah pembinaan masyarakat di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan, dengan 27 peserta dari Kecamatan Muara Badak dan Loa Kulu yang akan mengikuti program selama enam bulan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, yang hadir dalam deklarasi tersebut menegaskan bahwa SPR merupakan hasil kerja sama Pemkab Kukar dengan Yayasan Karya Bhakti Bumi Indonesia (KBBI) dan Institut Pertanian Bogor (IPB). Program ini disebut selaras dengan visi besar Kukar Idaman Terbaik, yakni mentransformasi ekonomi daerah menuju pengelolaan sumber daya alam terbarukan melalui pertanian dalam arti luas.
“Program SPR ini sejalan dengan misi Kukar Idaman Terbaik. Kami ingin mempersiapkan SDM yang mampu menjadikan Kukar sebagai fondasi pusat pangan, pariwisata, dan industri hijau yang maju serta berkelanjutan,” ungkap Sunggono.
SPR akan diikuti oleh 27 peserta, masing-masing sembilan orang di bidang peternakan, pertanian, dan perikanan. Mereka akan mendapat pelatihan intensif, termasuk pembinaan kewirausahaan agar mampu mengembangkan sektor pertanian modern.
Sunggono berharap program ini dapat mendorong regenerasi petani, khususnya di kalangan anak muda. Ia menilai masih banyak generasi muda yang memandang pertanian sekadar pekerjaan kotor, padahal justru menjadi sektor yang menjanjikan bila dikelola secara cerdas dan inovatif.
“Kami ingin menumbuhkan kesadaran meningkatkan produktivitas sekaligus membangun jiwa pengusaha di sektor pertanian dalam arti luas. Dengan begitu, para peserta bisa menjadi agen perubahan untuk membangkitkan ekonomi desa,” tegasnya. (adv)




