Catatan.co, TENGGARONG – Antusiasme masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar) terhadap ruang publik baru terus meningkat. Salah satunya terlihat dari tingginya kunjungan ke Taman Tanjong, Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang baru diresmikan di kawasan eks Tanjung, Jalan Diponegoro, Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong.
Taman yang dirancang dengan konsep kekinian dan ramah keluarga ini menjadi magnet baru bagi warga untuk bersantai, beraktivitas, hingga berfoto. Selain menjadi tempat rekreasi, taman ini juga mendorong geliat ekonomi lokal melalui keberadaan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Namun di balik ramainya kunjungan, muncul keprihatinan atas kurangnya kepedulian terhadap kebersihan dan ketertiban. Sejumlah pengunjung terlihat abai terhadap aturan, seperti larangan merokok dan buang sampah sembarangan.
Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Kukar Edi Damansyah mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga taman yang telah dibangun dengan biaya dan upaya tidak sedikit ini.
“Ini taman kita bersama, ikon baru bagi Tenggarong. Mari kita jaga kebersihan dan ketertibannya agar semua orang merasa nyaman,” ujar Edi saat meninjau langsung kondisi taman, Rabu (9/4/2025).
Edi juga menyoroti peran penting pelaku UMKM dan dinas terkait dalam menjaga suasana taman tetap tertib dan bersih. Zona-zona khusus telah disiapkan agar aktivitas ekonomi bisa berjalan tanpa mengganggu estetika taman.
“Sudah ditentukan zonanya, jadi tolong dijaga bersama. Jangan sampai niat baik kita membangun ruang publik yang nyaman justru tercoreng karena ketidakpedulian,” tegasnya.
Bupati Edi secara khusus menyatakan akan memanggil dinas teknis terkait untuk melakukan penataan ulang dan pengawasan yang lebih ketat. Ia berharap adanya koordinasi yang lebih aktif dalam menjaga fasilitas publik.
“Saya sedih melihat banyak sampah berserakan. Ini bukan hanya soal pengunjung, tapi juga soal bagaimana kita semua peduli. Saya akan minta dinas terkait untuk lebih serius mengelola dan mengawasi taman ini,” tegasnya. (adv)




