Yenni Eviliana Tekankan Pentingnya Partisipasi Masyarakat dalam Penguatan Demokrasi Daerah di Long Gelang

Catatan.co, PASER – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Yenni Eviliana, menggelar kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) ke-4 di Desa Long Gelang, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan yang dihadiri masyarakat, tokoh adat, pemuda, dan perangkat desa tersebut menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman warga mengenai pentingnya demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Dalam kesempatan itu, Yenni Eviliana menjelaskan bahwa demokrasi tidak hanya dimaknai sebagai pelaksanaan pemilu, tetapi juga bagaimana masyarakat terlibat aktif dalam proses pembangunan, pengambilan keputusan, hingga pengawasan terhadap kebijakan pemerintah. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Demokrasi yang kuat lahir dari masyarakat yang sadar akan hak dan kewajibannya. Karena itu, partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah harus terus ditingkatkan agar setiap kebijakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan rakyat,” ujar Yenni.

Ia menambahkan, penguatan demokrasi perlu dilakukan secara berkelanjutan hingga ke tingkat desa. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat berperan sebagai mitra pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mendorong kemajuan daerah.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memberikan pemahaman bahwa suara masyarakat sangat penting dalam menentukan arah pembangunan. Jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi bagian dari proses pembangunan itu sendiri,” katanya.

Yenni juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan toleransi di tengah keberagaman yang dimiliki Kalimantan Timur. Menurutnya, perbedaan pandangan dalam demokrasi merupakan hal yang wajar, namun harus dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

“Perbedaan pilihan dan pendapat adalah bagian dari demokrasi. Yang terpenting adalah bagaimana kita tetap menjaga persatuan, menghormati satu sama lain, dan bersama-sama membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera,” tuturnya.

Kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah tersebut berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara masyarakat dan narasumber. Warga memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai aspirasi serta masukan terkait pembangunan desa dan peningkatan pelayanan publik. Melalui kegiatan ini, DPRD Kalimantan Timur berharap kesadaran demokrasi masyarakat semakin meningkat sehingga tercipta tata kelola pemerintahan yang partisipatif, transparan, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.