CATATAN.CO, TENGGARONG – Hasil Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di Kutai Timur menjadi bahan evaluasi serius bagi Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Setelah enam kali berturut-turut menjadi juara umum, Kukar tahun ini harus puas di posisi kedua.
Camat Tenggarong, Sukono, menegaskan perlunya pembenahan menyeluruh agar persiapan menuju MTQ tingkat kabupaten dan provinsi berikutnya bisa lebih matang.
“Pencapaian kemarin harus kita jadikan bahan evaluasi. Saya melihat banyak kader di Kecamatan Tenggarong yang punya potensi besar, tapi perlu pembinaan rutin agar siap bersaing,” ujarnya.
Menurutnya, peran Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) menjadi sangat penting sebagai garda terdepan dalam proses pembinaan. Hal ini sejalan dengan persiapan pelaksanaan MTQ ke-46 tingkat Kukar yang akan digelar di Tenggarong pada 11–19 Oktober 2025.
“Latihan dan pembinaan harus terjadwal, tidak hanya mendekati lomba. Dengan begitu, kualitas kafilah bisa benar-benar meningkat,” tegas Sukono.
Sebagai tuan rumah, Kecamatan Tenggarong bersama LPTQ akan segera menggelar rapat lanjutan untuk mematangkan strategi. Fokus utamanya yakni memperkuat pola pembinaan dan memetakan potensi kafilah di tiap kecamatan agar setiap peserta memiliki kesiapan maksimal.
Sukono berharap langkah evaluasi ini dapat melahirkan kafilah-kafilah unggul yang siap mengembalikan kejayaan Kukar di ajang MTQ mendatang.
“Hasil kemarin tetap patut kita syukuri, tapi ke depan kualitas peserta harus lebih meningkat agar Kukar bisa kembali meraih juara umum,” pungkasnya. (adv)




