Hari Kesaktian Pancasila, Pemkab Kukar Tegaskan Pancasila Jadi Arah Pembangunan Daerah

Apel Hari Kesaktian Pancasila di Pemkab Kukar (Istimewa)

CATATAN.CO, TENGGARONG – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kutai Kartanegara (Kukar) tahun ini tak sekadar jadi agenda rutin kenegaraan. Upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati Kukar, Rabu (1/10/2025), justru dijadikan momentum penting untuk menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi pondasi arah pembangunan daerah ke depan.

Upacara dipimpin Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setkab Kukar, Ahyani Fadianur Diani, dan dihadiri Wakil Ketua DPRD Kukar, bersama unsur Forkopimda.

Dalam sambutannya, Ahyani menegaskan, Pancasila telah terbukti kokoh selama 80 tahun sejak lahir pada 1 Juni 1945. Namun, ia menekankan bahwa nilai luhur itu tak boleh berhenti sebagai slogan atau hiasan dinding.

“Pancasila harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kalau benar-benar diamalkan, tidak akan ada korupsi, tawuran pelajar, atau pejabat yang abai terhadap pelayanan publik,” tegas Ahyani.

Ia juga menautkan semangat Hari Kesaktian Pancasila dengan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 yang tengah digodok Pemkab Kukar. Menurutnya, nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan keadilan sosial harus menjadi landasan moral dan arah kebijakan pembangunan lima tahun ke depan.

“Kebesaran bangsa ditopang oleh kemajuan daerah, termasuk Kutai Kartanegara yang kita cintai. Dengan persatuan dan nilai Pancasila, kesejahteraan masyarakat Kukar akan lebih mudah tercapai,” ujarnya.

Dengan mengusung tema nasional “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”, upacara kali ini juga menegaskan kembali peran Pancasila sebagai pemersatu bangsa di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan golongan.

“Kemajemukan bangsa ini berhasil dibingkai oleh semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Hingga kini, kita tetap kokoh dalam persatuan,” tambahnya.

Ahyani menutup sambutannya dengan ajakan reflektif kepada seluruh masyarakat Kukar agar menjadikan peringatan ini sebagai momen memperkuat komitmen kebangsaan.

“Kalau kita merasa masih jauh dari nilai-nilai Pancasila, mari bersama-sama memperbaiki. Dengan sepenuh hati, kita wujudkan Kukar yang maju dan sejahtera,” pungkasnya. (adv)