
TENGGARONG – Suasana sore di jalur dua Jalan Poros Tenggarong–Samarinda tiba-tiba berubah sangat mencekam. Di ruas jalan yang dikenal sepi dan rawan kecelakaan itu, sebuah peristiwa tragis terjadi pada Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 15.00 WITA.
Dua remaja perempuan yang masih berstatus pelajar di salah satu sekolah menengah atas Tenggarong menjadi korban kecelakaan lalu lintas tunggal di Kilometer 14. Salah satu dari mereka dinyatakan meninggal dunia (MD), sementara satu korban lainnya mengalami luka-luka dan kini masih menjalani perawatan medis.
Kasat Lantas Polres Kutai Kartanegara (Kukar), AKP Ahmad Fandoli, menjelaskan, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai kedua korban melaju di jalur dua dari arah Tenggarong menuju Samarinda.
“Untuk kronologisnya, pengendara saat menikung kemudian tergelincir. Jadi ini merupakan kecelakaan tunggal,” ungkapnya.
Motor yang digunakan korban diduga jenis Honda Scoopy berwarna hitam. Namun, hingga kini pihak polisi masih melakukan pendalaman terkait posisi masing-masing korban saat kejadian, termasuk siapa yang mengendarai sepeda motor tersebut.
“Masih belum bisa dipastikan yang mana sebagai pengendara. Karena korban yang selamat juga belum bisa dimintai keterangan,” bebernya.
Berdasarkan identitas yang ditemukan, kedua korban ini merupakan warga Tenggarong dan berusia sekitar 15 hingga 16 tahun, kelahiran 2010. Keduanya, dipastikan masih berstatus sebagai anak sekolah.
“Usianya belum cukup, jadi tidak memiliki SIM,” katanya.
Dugaan sementara, kecelakaan terjadi saat kedua remaja itu dalam perjalanan pulang sekolah. Namun, polisi belum dapat memastikan hubungan keduanya, apakah teman, saudara, atau kakak-beradik.
“Belum bisa dipastikan hubungannya karena belum ada keterangan dari korban,” tambahnya.
Saat ini, kedua korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Aji Muhammad (AM) Parikesit Tenggarong. Korban yang selamat masih menjalani pemeriksaan medis, sementara kondisi luka-luka, termasuk kemungkinan adanya patah tulang, belum dapat dipastikan.
Ia pun kembali mengingatkan masyarakat, khususnya para pengguna jalan, agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur dua Poros Tenggarong–Samarinda.
“Jalur itu rawan kecelakaan karena sepi. Seringkali pengendara kebut-kebutan. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas,” tutupnya.




