12 Warga Binaan Lapas Tenggarong Langsung Bebas di Momen HUT ke-80 RI

Penyerahan remisi HUT ke-80 RI di Lapas Tenggarong (Istimewa)

CATATAN.CO, TENGGARONG – Suasana haru menyelimuti Lapas Kelas IIA Tenggarong saat momen pemberian remisi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025). Sebanyak 12 warga binaan dinyatakan langsung bebas, sementara ratusan lainnya memperoleh pengurangan masa hukuman.

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri hadir langsung bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menyaksikan penyerahan remisi umum dan remisi khusus dasawarsa 10 tahunan.

“Remisi hari ini menjadi hadiah kemerdekaan bagi warga binaan. Tadi kita melihat langsung beberapa yang bebas dan bisa kembali ke keluarga. Ini patut kita syukuri bersama,” ujar Aulia.

Bupati Aulia juga mengapresiasi program pembinaan yang dijalankan di Lapas Kelas IIA Tenggarong, Lapas Perempuan, hingga Lapas Anak. Menurutnya, pembinaan di lapas tidak hanya berupa hukuman, tetapi juga pemberdayaan dan pembentukan karakter.

“Kita lihat hasil karya mereka, mulai dari kerajinan ukiran, kursi, hingga produk bakery. Bahkan ada program ketahanan pangan dengan lahan pertanian yang hasilnya dibeli dan dikembalikan untuk kesejahteraan warga binaan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pembinaan spiritual. Tahun lalu telah dilaksanakan khataman Al-Qur’an, dan tahun ini akan kembali digelar melibatkan para warga binaan.

“Pembinaan di lapas ini sudah lengkap, dari keterampilan, kemandirian, sampai pembinaan rohani. Harapannya, mereka yang bebas nanti bisa kembali ke masyarakat dengan lebih siap dan produktif,” tegasnya.

Saat ini Lapas Tenggarong menampung 1.511 warga binaan. Dari jumlah itu, ratusan menerima pengurangan masa pidana:

• Remisi Umum (RU)

• Diusulkan: 901 orang

• RU I (pengurangan masa pidana): 872 orang

• RU II (langsung bebas): 28 orang (6 bebas hari ini)

• Remisi Dasawarsa (RD)

• Diusulkan: 1.054 orang

• RD I (pengurangan masa pidana): 961 orang

• RD II (langsung bebas): 22 orang (6 bebas hari ini)

Aulia menegaskan sekitar 80 persen penghuni lapas adalah warga Kukar. Karena itu Pemkab Kukar akan terus berkolaborasi dengan pihak lapas untuk memastikan pembinaan berlangsung maksimal.

“Pemkab tidak tinggal diam. Kami akan terus membersamai lapas agar warga binaan yang bebas bisa berkontribusi positif bagi masyarakat,” pungkasnya. (adv)