Catatan.co, TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan. Hal ini ditandai dengan kehadirannya dalam kegiatan panen jagung dan ikan bersama Kelompok Tani (Poktan) Tri Rukun di Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, pada Rabu (23/4).
Dalam suasana penuh kebersamaan, Bupati Edi bersama anggota Poktan Tri Rukun dan Lurah Maluhu Tri Joko Kuncoro memanen ikan lele dan patin, serta jagung manis di lahan seluas 1,5 hektare. Ia mengapresiasi hasil panen yang dinilai sangat menjanjikan dan sesuai dengan kebutuhan pasar.
“Kami sudah panen dan dilihat sendiri, bagus hasilnya. Kebun milik Poktan Tri Rukun ini menghasilkan jagung manis yang sesuai dengan kebutuhan pasar,” ujar Edi.
Lebih dari sekadar kegiatan panen, momen ini juga menjadi ajang penyampaian arahan penting dari Bupati kepada para petani. Ia menegaskan bahwa bertani kini bukan hanya soal menanam dan memanen, tapi juga soal manajemen pertanian yang baik dan berkelanjutan.
Bupati Edi mendorong perubahan budaya kerja petani dengan menerapkan pola tanam yang lebih efektif. Salah satu upaya sederhana namun krusial yang disarankannya adalah tidak membiarkan lahan kosong terlalu lama setelah panen.
“Pola manajemen tanamnya perlu diubah. Jangan ada jeda waktu setelah panen. Harus langsung dipersiapkan masa tanam selanjutnya agar produktivitas meningkat,” tegasnya.
Dalam mendukung peningkatan produksi, Pemkab Kukar terus menggandeng berbagai pihak, termasuk TNI-Polri, untuk menyalurkan bantuan pertanian seperti benih dan pupuk, serta membenahi infrastruktur pendukung. Namun, Edi menegaskan bahwa semua itu harus diimbangi dengan semangat dan pengelolaan yang optimal dari para petani sendiri.
Kegiatan panen ini menjadi gambaran nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis lokal. Dengan komitmen bersama, Kukar diharapkan bisa menjadi lumbung pangan yang kuat dan mandiri. (adv)




