Temu Konten Kreator Kukar Vol. 2: Dorong Kolaborasi dan Perkuat Ekosistem Kreatif Sambut IKN

Catatan.co, TENGGARONG – Ajang silaturahmi kreatif bertajuk Temu Konten Kreator (Teror) kembali digelar di Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (26/3) malam. Memasuki edisi kedua, kegiatan yang diinisiasi komunitas konten kreator Kukar ini menghadirkan semangat baru dalam mendorong kolaborasi dan penguatan ekosistem kreatif daerah, khususnya menjelang era Ibu Kota Nusantara (IKN).

Digelar dalam suasana hangat buka puasa bersama (Bukber) di bulan Ramadan 1446 H, Teror Vol. 2 tak hanya menjadi ajang temu kangen para kreator, namun juga ruang berbagi inspirasi melalui talkshow yang menghadirkan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, serta pelaku kreatif dari media dan musik.

“Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari semangat Teror sebelumnya. Tujuannya mempertemukan para konten kreator Kukar untuk saling berbagi ilmu, pengalaman, dan koneksi,” ujar Ketua Panitia Ramadhan Putra.

Putra menambahkan, kehadiran pelaku kreatif dari luar Kukar seperti Erutia dan Donispro Pictures sengaja diundang agar para peserta mendapat perspektif baru dalam mengembangkan karya mereka.

“Kami ingin para konten kreator lokal semakin siap bersaing, tidak hanya di tingkat lokal tapi juga nasional,” tambahnya.

Teror Bukber Vol. 2 juga mendapat dukungan penuh dari Dispora Kukar, yang sejak dua tahun terakhir aktif memfasilitasi pengembangan skill dan potensi anak muda di sektor kreatif.

“Kami sangat mengapresiasi semangat para pemuda ini. Silaturahmi seperti ini bisa menjadi pemantik ide-ide baru yang bisa dikolaborasikan lintas komunitas,” ujar Kabid Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar, Derry Wardhana.

Derry menegaskan, Pemkab Kukar melihat peluang besar sektor kreatif, terutama di tengah geliat pembangunan IKN. Ia menilai skill para kreator lokal sudah mumpuni, tinggal dipoles dari sisi standarisasi dan kesiapan menghadapi pasar yang lebih luas.

“Kami percaya anak muda Kukar bisa bersaing. Tinggal terus kita dorong agar mereka siap masuk ke dunia kerja yang lebih profesional, termasuk di kawasan IKN,” pungkasnya. (adv)