CATATAN.CO, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) bakal meluncurkan Program RT-KU Terbaik pada akhir 2025. Melalui program ini, setiap rukun tetangga (RT) akan mendapatkan alokasi anggaran hingga Rp150 juta untuk mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat di tingkat paling bawah.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, menjelaskan bahwa program tersebut menjadi bagian dari persiapan RPJMD Kukar Idaman Terbaik yang akan mulai berjalan pada 2026. Saat ini, pihaknya tengah menyusun petunjuk teknis, regulasi, serta melakukan inventarisasi program yang akan masuk dalam skema Rp150 juta per RT.
“Insyaallah Desember nanti kita launching, terakhir atau pertengahan Desember. Lalu Januari sudah bisa dilaksanakan, itu target kita,” ujar Arianto, Rabu (3/9/2025).
Ia menyebutkan, program ini merupakan pengembangan dari skema sebelumnya yang mengalokasikan Rp50 juta per RT. Program yang dinilai efektif akan tetap dilanjutkan, sementara kebutuhan yang belum terakomodasi akan diperluas melalui tambahan dana tersebut.
“Secara umum arahan Bupati lebih kepada pemberdayaan, terutama untuk memenuhi layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial. Jadi masyarakat di tingkat RT betul-betul merasakan jaminan layanan dasar,” jelasnya.
Selain itu, Pemkab Kukar juga menyiapkan bantuan Rp1 juta per kepala keluarga (KK) bagi warga tidak mampu yang akan direalisasikan mulai tahun depan. Skema tersebut masih dalam tahap sinkronisasi agar sejalan dengan tiga fokus utama dana RT, yaitu kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial.
“Itu masih dalam kajian. Apakah Rp1 juta per KK termasuk di dalam perlindungan sosial, nanti akan terus kita sinkronkan,” tambah Arianto.
Namun, ia menegaskan bantuan tersebut tidak akan diberikan secara merata kepada semua keluarga. Hanya warga kategori rentan atau tidak mampu yang berhak menerima.
“Tidak mungkin kita membagikan uang kepada orang-orang mampu. Masa PNS dikasih juga Rp1 juta per bulannya,” pungkasnya. (adv)




