CATATAN.CO, TENGGARONG — Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin mulai memacu kinerja dengan menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, dan kepala desa. Pertemuan berlangsung di Gedung Bappeda Kukar, Selasa (1/7/2025), dan diikuti secara langsung maupun virtual.
Rakor ini bertujuan menyelaraskan pemahaman teknis terkait visi-misi “Kukar Idaman Terbaik” periode 2025–2030, yang sebelumnya telah dipaparkan di hadapan Pemkab dan DPRD Kukar pada Senin (30/6/2025). Visi-misi tersebut memuat 17 program prioritas yang menjadi panduan pembangunan daerah lima tahun ke depan.
“Kami menegaskan bahwa 17 program prioritas Kukar Idaman Terbaik tidak lepas dari ruh Kukar Idaman pemerintahan sebelumnya. Kami langsung tancap gas untuk merealisasikannya,” kata Aulia.
Berbeda dengan kepala daerah lain yang kerap menetapkan program 100 hari kerja, Aulia dan Rendi memilih fokus melanjutkan serta mengembangkan program yang sudah berjalan. Beberapa di antaranya adalah meningkatkan target nelayan produktif dari 25 ribu menjadi 100 ribu orang, meluncurkan layanan berobat cukup dengan KTP, serta menyediakan sekolah gratis beserta seragam untuk siswa SD dan SMP sesuai kewenangan pemerintah daerah.
Menurut Aulia, percepatan ini diharapkan mampu mempercepat transisi dari Kukar Idaman menuju Kukar Idaman Terbaik sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat. “Kita ingin masyarakat langsung merasakan dampaknya,” ujarnya. (adv)




