Catatan.co, TENGGARONG – Di tahun 2025 ini, Pemerintah Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masih memprioritaskan pembangunan penanganan banjir, khususnya di beberapa titik yang menjadi perhatian serius.
Lurah Timbau, Marten Hedy Yudha menjelaskan, penanganan banjir itu dilakukan dengan membangun atau memperbaiki drainase yang ada. Sehingga saluran air itu bisa langsung tembus menuju Sungai Mahakam.
“Pembangunan drainase itu dikerjakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait Dinas Pekerjaan Umum,” ujar Marten.
Sementara pekerjaan itu ada enam item atau lokasi yang akan dilakukan perbaikan atau pembangunan, diantaranya di Jalan Pesut, lanjutan drainase di Rapak Mahang, Jalan Jelawat, Jalan Belida dan Jalan Arwana.
“Pembangunan drainase 2025 ini atas usulan masyarakat dan koordinasi antara pemerintah Kelurahan Timbau bersama Dinas PU Kukar,” jelasnya.
Masyarakat juga menyampaikan aspirasinya khususnya terhadap penanganan banjir pada reses Anggota DPRD Kukar Fatlon Nisa, belum lama ini. Penyampaian aspirasi itu disambut baik oleh Anggota DPRD Kukar dan siap diperjuangkan pada tahun anggaran berikutnya.
Ia menegaskan, pembangunan itu bagian dari bentuk perhatian dan upaya pemerintah Kelurahan maupun Kabupaten terhadap penanganan banjir yang sering terjadi di Kelurahan Timbau ini.
“Di Kelurahan Timbau ini menjadi langganan banjir ketika curah hujan sangat tinggi. Hal ini merupakan faktor alam, tapi kita terus berupaya meminimalisir agar tak terjadi banjir,” tegasnya.
Menurutnya, pembangunan drainase ini sangat penting dan memberikan pengaruh besar akan dampak banjir. Jika terjadi banjir pastinya membahayakan keselamatan dan merepotkan masyarakat.
“Selama ini belum pernah terjadi banjir yang sangat tinggi. Ketinggian air relatif jika pembuangan saluran air tak lancar,” ucapnya. (adv)




