Yenni Eviliana Dorong Partisipasi Publik Aktif dalam Penguatan Demokrasi Daerah di Paser

Catatan.co, Paser – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Yenni Eviliana, S.E., menggelar kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah ke-1 dengan tema “Partisipasi Publik Dalam Penyelenggaraan Tata Pemerintahan yang Demokratis” pada Kamis (23/1/2025). Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00 WITA tersebut dilaksanakan di Desa Mendik Karya, Kecamatan Longkali, Kabupaten Paser, dan dihadiri masyarakat setempat yang antusias mengikuti jalannya diskusi.

Dalam pemaparannya, Yenni Eviliana menegaskan bahwa demokrasi tidak hanya dimaknai sebagai proses pemilihan umum, tetapi juga keterlibatan aktif masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan. Ia menyampaikan bahwa partisipasi publik menjadi fondasi penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Partisipasi masyarakat bukan hanya hak, tetapi juga kewajiban dalam memastikan pemerintahan berjalan sesuai aspirasi rakyat. Tanpa keterlibatan publik, demokrasi akan kehilangan maknanya,” ujarnya di hadapan peserta kegiatan.

Ia menjelaskan, penguatan demokrasi daerah perlu dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat memahami peran dan fungsinya dalam sistem pemerintahan. Menurutnya, keterbukaan informasi dan ruang dialog antara pemerintah dan warga menjadi kunci terciptanya kepercayaan publik terhadap lembaga negara.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada kontrol sosial, masukan, bahkan kritik yang konstruktif dari masyarakat. Itu semua bagian dari demokrasi yang sehat,” tegasnya.

Yenni juga mendorong masyarakat Desa Mendik Karya untuk aktif menyampaikan aspirasi melalui mekanisme yang tersedia, baik melalui musyawarah desa, forum konsultasi publik, maupun melalui wakil rakyat di DPRD. Ia menilai, partisipasi yang terarah dan berbasis pemahaman akan menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah edukasi politik bagi masyarakat, khususnya dalam memahami pentingnya tata kelola pemerintahan yang demokratis di tingkat daerah. Melalui forum tersebut, diharapkan kesadaran kolektif warga semakin meningkat sehingga tercipta kolaborasi yang harmonis antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Paser dan Kalimantan Timur secara berkelanjutan.