Pemkab Kukar Genjot Penguatan UMKM Lewat Pelatihan, Sertifikasi, dan Pendampingan

Plt Kepala Diskop-UKM Kukar, Thaufiq Zulfian Noor (Istimewa)

CATATAN.CO, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop-UKM), berbagai program pelatihan, pendampingan, hingga standarisasi produk digelar secara intensif agar pelaku UMKM lokal tak hanya bertahan, tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Plt Kepala Diskop-UKM Kukar, Thaufiq Zulfian Noor, menegaskan bahwa penguatan UMKM tidak semata soal peningkatan aset atau omzet, melainkan juga menyangkut kualitas dan kompetensi sumber daya manusianya.

“Kami memperkuat peran pelaku UMKM dengan berbagai pelatihan dan pendampingan yang dilakukan secara kolaboratif agar lebih efektif. Jangan sampai orang yang sama ikut pelatihan yang sama berulang kali,” ujar Thaufiq.

Ia mengungkapkan, jumlah pelaku UMKM di Kukar mencapai puluhan ribu, dengan mayoritas bergerak di sektor kuliner. Kondisi ini menunjukkan potensi besar yang bisa dikembangkan jika dibarengi peningkatan keterampilan dan pemenuhan standar mutu produk.

“Sektor kuliner masih paling dominan. Karena itu, pembinaan diarahkan agar produk mereka bisa naik kelas dan memiliki standar yang diakui,” tambahnya.

Salah satu langkah konkret yang kini menjadi prioritas Diskop-UKM Kukar adalah sertifikasi halal dan standarisasi produk. Program ini dianggap penting bukan hanya untuk menjamin keamanan konsumen, tetapi juga meningkatkan kepercayaan pasar.

“Sertifikasi halal bukan sekadar formalitas, tapi nilai tambah bagi produk. Dengan label halal, masyarakat lebih percaya dan jangkauan pasar bisa lebih luas,” tegasnya.

Selain pelatihan, Diskop-UKM juga menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan agar ilmu yang diperoleh pelaku usaha dapat langsung diimplementasikan. Dengan pendampingan, pelaku UMKM bisa memperbaiki kelemahan sekaligus memperkuat strategi pemasaran.

Langkah ini sejalan dengan visi Pemkab Kukar yang menempatkan UMKM sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga pendukung, Diskop-UKM Kukar optimistis UMKM lokal akan naik kelas dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah. (adv)