Catatan.co, TENGGARONG – Masyarakat pecinta sepeda di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini memiliki jalur khusus untuk menyalurkan hobinya. Bertempat di Taman Titik Nol, Bupati Kukar Edi Damansyah secara resmi meluncurkan Turapan Loop pada Minggu pagi (20/4), sebuah rute bersepeda yang membentang di jantung kota Tenggarong dan menyusuri tepi Sungai Mahakam.
Turapan Loop merupakan inisiatif Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, bekerja sama dengan komunitas pesepeda lokal serta Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kukar. Jalur ini didesain melintasi Titik Nol – Jl. Jenderal Sudirman – KH Ahmad Muksin – Wolter Monginsidi, lalu kembali ke titik awal dengan panjang rute mencapai 50 kilometer yang ditempuh dalam 4-5 putaran.
“Kawasan turap ini memang sejak awal 2023 dirancang sebagai zona aktifitas bersepeda. Kini, lewat Turapan Loop, kita hidupkan kembali semangat itu dalam format gowes bulanan,” jelas Edi.
Turapan Loop tidak hanya menawarkan olahraga, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi komunitas dan penggerak ekonomi lokal. Bupati Edi mengungkapkan bahwa Turapan Loop akan diintegrasikan dengan Bundaran Tuah Himba, yang sedang dikembangkan menjadi ruang publik baru lengkap dengan Pusat Jajanan dan Selera Rakyat (Pujasera).
“Gowes di pagi hari, lalu bisa istirahat sambil jajan di Pujasera. Ini kami desain agar kawasan ini hidup, bukan hanya untuk olahraga, tapi juga mendorong UMKM kita,” tambahnya.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan kegiatan ini melibatkan banyak elemen—dari komunitas gowes instansi pemerintahan hingga kelompok sepeda tua yang rutin bersepeda harian. Bahkan, pihaknya berencana memperluas kegiatan dengan menyisipkan senam massal, pertunjukan seni, hingga bazar di setiap agenda Turapan Loop mendatang.
“Tujuannya agar masyarakat semakin tertarik berolahraga. Kita ingin menjadikan olahraga sebagai gaya hidup, bukan hanya tren sesaat,” tutup Ali. (adv)




