Festival Kuliner Nusantara “Olio Center” Perdana Digelar, Pemdes Loa Lepu Dorong Ekonomi Warga

Pembukaan festival kuliner Nusantara Desa Loa Lepu, Tenggarong Seberang (Istimewa)

CATATAN.CO, TENGGARONG — Pemerintah Desa (Pemdes) Loa Lepu, Kecamatan Tenggarong Seberang, untuk pertama kalinya menggelar Festival Kuliner Nusantara “Olio Center”. Kegiatan ini dipusatkan di lapangan sepak bola desa dan berlangsung sejak Senin (11/8/2025) hingga Jumat (15/8/2025) mendatang. Beragam rangkaian acara digelar, mulai dari lomba kuliner, zumba bersama, hingga sholawatan.

Kepala Desa Loa Lepu, Sumali, mengatakan festival ini dirancang untuk memaksimalkan potensi desa sekaligus mendorong pengembangan sektor wisata, terutama wisata kuliner.

“Melalui program-program UMKM yang dilaksanakan oleh warga kita, harapannya setelah launching Festival Kuliner Nusantara ini, menjadi titik awal. Bagaimana orang berkumpul sehingga uang itu masuk ke desa kita. Dan harapannya, ketika uang masuk ke kita, kesejahteraan masyarakat bisa meningkat,” ujar Sumali.

Loa Lepu memiliki lokasi strategis di jalur utama menuju Samarinda. Pemdes ingin memanfaatkan potensi ini dengan mendorong pelaku UMKM berjualan setiap hari, dari siang hingga malam.

“Insya Allah kami dari pemerintah desa siap men-support kegiatan ini dan mohon dukungan pemerintah daerah. Kami berharap dukungan dari semua warga Loa Lepu, langkah kecil ini membawa perubahan signifikan bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, yang turut hadir, mengapresiasi inisiatif Pemdes Loa Lepu. Menurutnya, kegiatan ini berbeda dari peringatan HUT Kemerdekaan yang biasanya hanya bersifat seremonial.

“Beliau berharap dukungan seluruh masyarakat desa untuk memastikan kegiatan ini adalah awal dari niat beliau membangkitkan ekonomi masyarakat melalui UMKM,” kata Sunggono.

Pemkab Kukar sendiri memiliki sejumlah program untuk mendukung UMKM, salah satunya Kredit Kukar Idaman dengan plafon hingga Rp50 juta bagi pelaku usaha pemula maupun lanjutan.

“Mudah-mudahan apa yang dimulai hari ini terus berkembang. Kalau memulai usaha pasti tidak selalu langsung maju, tapi perlu proses,” tuturnya.

Sunggono berharap Festival Kuliner Nusantara dapat menjadi agenda tahunan desa. Selain menggerakkan ekonomi, ia menilai kegiatan semacam ini mampu memperkuat ikatan sosial dan menumbuhkan semangat kebersamaan warga.

“Mudah-mudahan kegiatan malam ini membawa keberkahan bagi masyarakat, desa, dan daerah Kukar,” pungkasnya. (adv)