Catatan.co – Kebiadaban Zionis dan Bungkamnya Dunia, Islam Solusinya. Serangan demi serangan kembali menghantam Gaza. Kali ini, kebiadaban Zionis Israel makin nyata ketika mereka menargetkan paramedis dan jurnalis dengan drone. Bahkan ketika mereka tengah melakukan liputan secara langsung. “Israel menyerang rumah sakit di Gaza, menewaskan 15 orang termasuk seorang jurnalis Reuters,”
Fakta ini menambah deretan panjang kejahatan perang yang terus dilakukan Zionis, tanpa ada tindakan berarti dari dunia internasional. (https://www.beritasatu.com/internasional/2916728/israel-serang-rumah-sakit-gaza-15-tewas-termasuk-jurnalis-reuters#google_vignette)
Dunia Muslim Bungkam
Hari ini, dunia hanya bisa menonton. Paling jauh, sekadar mengutuk atau menyerukan gencatan senjata. Padahal, jurnalis-jurnalis di Gaza sendiri sudah berulang kali memanggil awak media internasional untuk datang dan meliput langsung, agar dunia melihat kenyataan yang sesungguhnya. Sayangnya, kebenaran itu tak cukup kuat untuk menghentikan mesin pembunuh Zionis yang didukung penuh Amerika Serikat.
Lebih menyedihkan lagi, dua milar kaum muslimin di dunia seakan lumpuh. Negeri-negeri muslim yang memiliki kekuatan militer besar justru bungkam. Mereka tidak tergerak mengirimkan pasukan untuk menolong saudaranya di Gaza. Tidak ada satu pun penguasa muslim yang benar-benar berani menantang arogansi Zionis, karena mayoritas negeri-negeri muslim saat ini terikat pada cengkeraman kepentingan Barat, termasuk AS—sponsor utama penjajahan Zionis.
Padahal sejarah membuktikan, tanah Palestina adalah tanah kaum muslim yang telah dirampok paksa oleh Zionis Yahudi. Maka, solusi hakiki untuk mengakhirinya bukanlah perundingan, bukan pula resolusi PBB yang selalu kandas, tetapi jihad fi sabilillah dalam bingkai persatuan umat. Inilah yang pernah dilakukan umat Islam di masa lalu hingga berhasil mengusir penjajah dari negeri-negeri kaum muslim.
Menyadarkan Umat
Sayangnya, kesadaran akan solusi syar’i ini belum menjadi opini umum. Mayoritas umat masih terjebak pada narasi kompromi ala Barat. Padahal, Allah telah memerintahkan kaum muslim untuk berjihad ketika tanah mereka dirampas dan kehormatan mereka dinodai. Selama umat Islam masih percaya bahwa penyelesaian melalui jalur diplomasi internasional akan membuahkan hasil, selama itu pula Zionis akan terus bebas menumpahkan darah.
Sungguh tragis, ketika darah saudara seiman mengalir deras, para pemimpin muslim justru sibuk menjaga hubungan dengan pihak-pihak yang selama ini menjadi pendukung Zionis. Padahal, satu-satunya jalan keluar adalah dengan kembali pada hukum Allah. Hanya dengan itulah umat akan memiliki keberanian politik untuk mengusir penjajah dari tanah Palestina.
Oleh sebab itu, edukasi massif tentang kewajiban umat membela Palestina dengan solusi syar’i harus terus digelorakan. Kesadaran ini harus dibangkitkan hingga menjadi opini umum di tengah masyarakat muslim. Umat harus didorong untuk mendesak para penguasa mereka keluar dari cengkeraman Barat dan mengerahkan pasukan militer untuk menolong Gaza.
Solusi Hakiki
Selama hukum manusia yang timpang terus dijadikan sandaran, dunia akan terus melihat darah kaum muslim tumpah tanpa akhir, sementara Zionis tetap tak tersentuh. Saatnya umat Islam menyuarakan solusi hakiki, yakni kembali kepada hukum Allah, menegakkan persatuan politik umat dalam institusi negara Islam yang pernah diwujudkan oleh Rosulullah saw. dan para sahabat setelahnya, juga mengerahkan kekuatan riil untuk mengakhiri penjajahan.
Allah Swt. berfirman,
“Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu…” (QS. Al Maidah : 49)
Baca Juga: Gaza Menjerit Kelaparan
Jika umat bersatu, maka bukan hanya Gaza yang akan terbebas, tetapi seluruh negeri muslim akan bangkit dari belenggu penjajahan. Inilah seruan yang harus terus digemakan hingga menjadi kesadaran kolektif, bahwa hanya Islam dengan hukum Allah satu-satunya solusi untuk membebaskan Palestina dan menghentikan kebiadaban Zionis. Wallahu a’lam bishawab.[]
Penulis: Riska Amaliah
Aktivis Muslimah




