CATATAN.CO, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya dalam membenahi sektor pertanian sebagai pilar utama pembangunan daerah. Selama satu dekade terakhir, berbagai terobosan strategis dijalankan untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar Muhammad Taufik menyebut, saat ini tengah berlangsung transformasi besar-besaran di bidang pertanian, mulai dari pemenuhan kebutuhan alat mesin pertanian (alsintan) hingga penerapan teknologi pertanian modern yang lebih efisien.
“Transformasi ini bukan muncul begitu saja, tetapi lahir dari kepemimpinan yang menempatkan ketahanan pangan sebagai prioritas pembangunan,” ujarnya, Selasa (2/9/2025).
Menurut Taufik, kehidupan petani di masa lalu sering kali terpinggirkan. Namun kini, arah kebijakan Pemkab Kukar telah memberi dukungan nyata mulai dari pengelolaan lahan, distribusi hasil panen, hingga perlindungan harga komoditas.
Ia menegaskan pentingnya memperkuat kelembagaan petani, memperluas akses terhadap teknologi pertanian tepat guna, dan menciptakan tata niaga yang lebih adil.
“Kebijakan ini bukan sekadar respons jangka pendek terhadap krisis pangan, melainkan membangun fondasi menuju swasembada yang berkelanjutan,” tegasnya.
Dengan berbagai program yang dijalankan, Kukar menargetkan diri menjadi lumbung pangan utama Kalimantan Timur. Produksi pertanian diharapkan tak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga mampu menopang pasokan pangan lintas daerah.
Melalui dukungan kebijakan, inovasi, dan sinergi antarinstansi, Pemkab Kukar optimistis kemandirian pangan bisa tercapai, sekaligus membawa kesejahteraan lebih luas bagi para petani di daerah ini. (adv)




