Tahap Pertama Beasiswa Kukar Idaman 2025 Cair, Pemkab Klarifikasi Penyesuaian Nominal

Kabag Kesra Setkab Kukar Dendy Irwan Fahriza (Istimewa)

CATATAN.CO, TENGGARONG — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi mencairkan tahap pertama Beasiswa Kukar Idaman 2025. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, terbukti dari lonjakan pendaftar yang mencapai 9.000 orang. Setelah proses verifikasi dan validasi, sebanyak 4.015 orang dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa, meningkat jauh dari kuota awal yang hanya 1.347 penerima.

Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar, Dendy Irwan Fahriza, menjelaskan bahwa lonjakan jumlah penerima membuat pemerintah harus melakukan penyesuaian nominal beasiswa agar sesuai dengan pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025.

“Beasiswa ini tidak terdampak efisiensi ataupun rasionalisasi anggaran. Ini sesuai anggaran yang ditetapkan untuk APBD 2025, dan kami berkomitmen mengakomodir seluruh pendaftar yang lolos,” jelas Dendy, Rabu (13/8/2025).

Dendy menuturkan, proporsi penerima terbesar ada pada kategori D4/S1, yang awalnya ditargetkan untuk 867 penerima, kini bertambah menjadi 2.955 orang. Penyesuaian nominal dilakukan untuk memastikan seluruh penerima tetap mendapatkan manfaat sesuai kemampuan anggaran.

“Meski ada penyesuaian besaran, prinsipnya kami tetap memfasilitasi seluruh pendaftar yang memenuhi syarat agar bisa menikmati beasiswa ini,” ujarnya.

Kategori beasiswa yang terdampak penyesuaian antara lain stimulan pondok pesantren (Ponpes), D4/S1, S2, S3, serta SMA/sederajat. Dendy memastikan seluruh penerima yang diumumkan telah melewati proses verifikasi ketat, mulai dari keterangan aktif kuliah, KHS, akreditasi, hingga indeks prestasi.

“Kalau semua persyaratan terpenuhi, proses validasi tidak akan menggugurkan calon penerima. Jadi mereka yang lolos memang benar-benar sesuai ketentuan,” tegasnya.

Dendy menambahkan, Pemkab Kukar akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program beasiswa, baik dari sisi kebijakan maupun pelaksanaan, agar ke depan lebih tepat sasaran.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat penyesuaian ini. Komitmen kami adalah memastikan seluruh anak-anak Kukar mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik melalui beasiswa ini,” pungkasnya. (adv)