Catatan.co, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus menunjukkan dukungannya terhadap program nasional swasembada pangan, sebagaimana yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Komitmen ini diwujudkan melalui pelaksanaan Program Brigade Pangan yang digagas Kementerian Pertanian (Kementan RI) bersama TNI.
Sebagai langkah konkret, Bupati Kukar Edi Damansyah secara langsung menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok petani milenial dalam kegiatan yang digelar di Balai Benih Induk (BBI) Kukar, Desa Rempanga, Kecamatan Loa Kulu, pada Sabtu (12/4).
“Program ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas pertanian berbasis teknologi, dengan melibatkan generasi muda sebagai ujung tombak. Alsintan yang kami salurkan lengkap dan dirancang khusus mendukung pertanian modern,” ujar Edi Damansyah.
Sebagai pionir, empat kecamatan di Kukar telah ditetapkan menjadi pelaksana utama program Brigade Pangan, yakni:
Kecamatan Marangkayu, meliputi Desa Semangkok, Sebuntal, dan Santan Ulu dengan total lahan sekitar 960 hektare, dikelola oleh lima kelompok Brigade Pangan.
Kecamatan Samboja, mencakup Desa Bukit Raya, Beringin Agung, Handil Baru, Handil Baru Darat, dan Muara Sembilang, dengan luasan 338,7 hektare.
Kecamatan Anggana, melibatkan Desa Sungai Mariam, Anggana, Sidomulyo, Kutai Lama, dan Handil Terusan, dengan lahan seluas 702,65 hektare.
Kecamatan Tenggarong, berfokus di Kelurahan Jahab, dengan total lahan 153 hektare.
Seluruh kelompok tani yang tergabung dalam program ini telah terbentuk, dengan petani milenial sebagai garda terdepan. Mereka tak hanya bertani, tetapi juga menerapkan sistem pertanian berbasis teknologi, mulai dari penggunaan alsintan modern hingga metode tanam yang efisien.
“Kami terus mendorong partisipasi aktif petani muda agar pertanian di Kukar makin adaptif terhadap tantangan zaman. Transformasi ini penting untuk menciptakan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” tegas Edi. (adv)




