IKN Perkuat Pendidikan dan Kesehatan Lewat Kolaborasi Kampus

IKN Perkuat Pendidikan dan Kesehatan Lewat Kolaborasi Kampus

CATATAN.CO, Kaltim – Pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) kini diperkuat dengan hadirnya program pendidikan tinggi, riset, dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Kolaborasi antara Otorita IKN, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dan Universitas Gunadarma diarahkan untuk membangun ekosistem pendidikan dan kesehatan di Nusantara.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyebut pembangunan kawasan tidak cukup hanya dengan menghadirkan infrastruktur dan fasilitas fisik. Kehadiran sumber daya manusia dan institusi pendidikan dibutuhkan agar kawasan bisa hidup lewat aktivitas dan interaksi masyarakat.

Basuki: IKN Butuh Manusia, Bukan Hanya Bangunan

“Hari ini, hari yang paling bahagia buat saya. Saya ini sebagai wadahnya saja, yang mengisi itu manusianya untuk bisa berinteraksi. Saya menyatakan terima kasih dan bersyukur kepada Universitas Gunadarma yang sangat mendukung IKN, termasuk juga dengan Universitas Indonesia yang telah mengadakan launching ini dan besok ada launching pendidikan pascasarjana untuk bidang kesehatan,” ujar Basuki.

Baca juga: Hampir Rp2 Miliar Rokok Ilegal Dimusnahkan di Samarinda

NHAS 2026 Jadi Wadah Kolaborasi Tiga Institusi

Kolaborasi itu diwujudkan lewat kegiatan Nusantara Health & Academic Summit (NHAS) 2026 di Multifunction Hall Kantor Bersama 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Kamis, 5 November 2026. Kegiatan yang berlangsung hingga 7 November 2026 tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama tiga institusi yang telah ditandatangani pada 28 September 2026.

Dekan FKUI, Prof. dr. Anna Rozaliyani, berharap kerja sama ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menjawab kebutuhan pendidikan dan kesehatan di IKN dan wilayah sekitarnya.

“Keberhasilan kolaborasi bukan diukur dari banyaknya dokumen yang kita tandatangani, tetapi dari karya yang dihasilkan, persoalan yang diselesaikan, dan kehidupan masyarakat yang diperbaiki. Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di IKN dan sekitarnya,” kata Anna.

Baca juga: 80 Saham HSC Resmi Didepak dari IHSG

Tiga Program Baru Diluncurkan di Hari Pertama

Pusat Riset FKUI hingga PMB Gunadarma

Pada hari pertama NHAS 2026, tiga program diluncurkan, yaitu Pusat Pendidikan, Riset, dan Pemberdayaan Masyarakat FKUI di IKN, Program S2 dan S3 Ilmu Biomedik FKUI kelas bauran khusus IKN, serta pembukaan pendaftaran mahasiswa baru Universitas Gunadarma untuk Tahun Akademik 2027/2028.

Direktur Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Muhammad Najib, berharap kolaborasi ini dapat mendorong IKN menjadi pusat pengembangan pendidikan dan ilmu pengetahuan, termasuk menghadirkan sistem kesehatan yang bisa menjadi percontohan.

“Dan sebagaimana disampaikan oleh Pak Bas, Pak Bas menyiapkan wadahnya, kampus-kampus itu memberikan tidak hanya software-nya tetapi implementasi melahirkan sistem kesehatan yang dapat menjadi percontohan. Kita ingin satu hari, IKN menjadi center, bukan hanya pusat pemerintahan tetapi pusat pengembangan keilmuan dan pendidikan,” ujarnya.

Wamenkes Tekankan Penguatan SDM Kesehatan

Dukungan juga datang dari Wakil Menteri Kesehatan, dr. Benjamin Paulus Octavianus. Ia menekankan pembangunan Ibu Kota Nusantara perlu diiringi pengembangan sumber daya manusia lewat pendidikan tenaga kesehatan, penelitian, inovasi teknologi, dan pemberdayaan masyarakat.

Cek Kesehatan Gratis hingga IKN Healthy School Pilot

Rangkaian NHAS 2026 berlanjut pada Jumat, 6 November 2026, dengan pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi gizi, perilaku hidup bersih dan sehat, serta program IKN Healthy School Pilot. Selanjutnya, pada Sabtu, 7 November 2026, dijadwalkan diskusi antarinstitusi, Night Fun Run, dan kegiatan budaya.

Melalui kolaborasi tersebut, Otorita IKN bersama FKUI dan Universitas Gunadarma berharap pendidikan tinggi, riset, dan layanan kesehatan bisa berkembang sesuai kebutuhan masyarakat. Penguatan ekosistem ini menjadi bagian dari upaya membangun IKN tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai ruang pengembangan ilmu pengetahuan dan kualitas hidup masyarakat.